UPAYA DOMINASI ORANG DAYAK: Politik Identitas dalam Dinamika Politik Lokal di Kalimantan Barat

  Selasa, 04 Juli 2017     Yudha     FIELD WORKS

Tulisan ini merupakan laporan perjalanan dalam survei di Kalimantan Barat (Kalbar) pada 3-8 Mei 2017. Di sela-sela kesibukan memantau 80 Tenaga Pengumpul Data (TPD) survei selama lima hari, penulis berupaya menggali isu-isu lokal yang sekiranya menarik atau luput dari pertanyaan dalam kuesioner. Beberapa pertanyaan kunci seputar dinamika sosial politik Kalbar dibuat bersama Direktur Eksekutif Populi Center Hikmat Budiman dan menjadi acuan bagi penulis dalam melakukan observasi. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan Dr. Ema Rahmaniah (Ketua Program Studi Magister Sosiologi Universitas Tanjung Pura Pontianak), serta obrolan ringan dengan Dr. Hermansyah (pakar hukum Universitas Tanjungpura).


Selain itu penulis juga mewawancarai narasumber dari generasi yang lebih muda, yaitu Bambang Hermansyah, pemuda asli Sambas yang kini menjadi staf Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Oesman Sapta Odang. Yang bersangkutan juga rekan penulis semasa menempuh pendidikan magister di Universitas Indonesia beberapa tahun silam. Mengingat ketiga narasumber beretnis Melayu, idealnya penulis juga mewawancarai narasumber yang berlatar belakang etnis Dayak, agar mendapatkan gambaran yang lebih berimbang. Namun keterbatasan waktu membuat penulis absen dalam menghadirkan perspektif alternatif.

Oleh: Dimas Ramadhan
(Peneliti Populi Center)

Selengkapnya dapat dibaca Disini


Berita Terkait


Klarifikasi Populi Center tentang Hasil Survei di Provinsi NTT 21 Juli – 29 Juli 2017

Pada tanggal 4 September 2017 yang lalu, beberapa surat kabar yang terbit di Kota Kupang, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) seperti Pos Kupang dan Timor Express, memuat sebagian kecil dari hasil survei yang telah dilakukan oleh Populi Center, Jakarta pada tanggal 21 Juli-29 Juli 2017. Meskipun

  Jumat, 08 September 2017        Yudha        PUBLIKASI

“PERSEPSI MASYARAKAT JELANG PILGUB NTT 2018”

Populi Center mengadakan survei di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk mengetahui persepsi masyarakat menjelang Pemilihan Gubernur NTT 2018. Survei dilaksanakan mulai tanggal  21  Juli  2017  sampai  29  Juli  2017. Melalui survei tersebut, kami ingin melihat bagaimana persepsi masyarakat NTT mengenai kriteria calon Gubernur yang diinginkan

  Kamis, 07 September 2017        ade        RILIS SURVEI

Hubungan Mayoritas-Minoritas Agama dengan Negara di Indonesia dan Amerika Serikat

Masyarakat Indonesia dan Amerika Serikat sama-sama beragam dalam hal menganut agama. Keberagaman itu bisa menguntungkan, tetapi bisa pula problematik bagi masing-masing negara, tergantung bagaimana pemerintah dan masyarakat sipil menegakkan prinsip toleransi. Ketegangan antara kelompok mayoritas dan minoritas belakangan ini jadi semakin menjadi perhatian. Kampanye politik di kedua negara berhasil memobilisasi

  Selasa, 01 Agustus 2017        Sudi        LAPORAN DISKUSI

Mengelola Radikalisme dalam Alam Demokrasi

Jeffrey Winters dikenal sebagai akademisi dan Direktur Equality Development and Globalization Studies (EDGS) Northwestern University, Amerika Serikat. Selain itu Winters menjabat Chairman of the Board of Trustee The Indonesian Scholarship and Research Support Foundation (ISRSF) dan  Direktur Program Ilmu Sosial di Center for Public Policy Transformation (Transformasi) yang keduanya berkantor

  Selasa, 01 Agustus 2017        Sudi        LAPORAN DISKUSI
Top