Pilkada Langsung Tetap Berlangsung?

Pilkada Langsung Tetap Berlangsung?

Nampaknya wabah Corona tak membuat surut semangat para politisi untuk berlaga. Partai politik mulai menyeleksi kandidat serta merajut koalisi sana-sini. Bagaimana prospek Pilkada langsung saat New Normal nanti?

Populi Center dan Smart FM Network bekerjasama dengan the Maj membahasnya dalam Perspektif Indonesia dengan judul “Pilkada Langsung Tetap Berlangsung?”. Diskusi ini berlangsung pada Sabtu, 13 Juni 2020 pukul 09.00 – 11.00 WIB. Diskusi dilakukan menggunakan aplikasi Zoom.

Adapun diskusi ini menghadirkan enam pembicara, yakni Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung (Ketua Komisi II DPR), Prof. Dr. Djohermansyah Djohan (Guru Besar Ilmu Pemerintahan, Mantan Dirjen Otda), Dr. Sri Nuryanti, MA (Peneliti LIPI, Pengurus Pusat AIPI), Kamhar Lakumani (Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat), Robert Na Endi Djaweng (Direktur Eksekutif KPPOD), dan Fadli Ramadhanil (Manajer Program Perludem). Diskusi ini dipandu oleh Ichan Loulembah.

Mengawali pemaparan, Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan bahwa terkait dengan kesiapan Pilkada langsung, KPU RI dan Bawaslu RI telah memberikan rincian kebutuhan untuk menangani persoalan penyebaran pandemik Covid-19. Komisi II pada dasarnya mendorong agar apabila terdapat kebutuhan penyelenggaraan pemilu, jangan lagi ditambahkan bebannya ke KPU RI dan Bawaslu RI. Seharusnya barang-barang kebutuhan terkait Pilkada dapat diserahkan ke gugus tugas.

Djohermansyah Djohan mengatakan bahwa meski sudah dikawal secara ketat oleh DPR RI, namun terdapat beberapa hal yang tidak dapat dikawal oleh DPR RI. Berbeda dengan DPR RI, pihak DPD RI mengatakan pemilihan yang dilakukan pada saat pandemik Covid-19 membuat pemimpin yang terpilih tidaklah kuat, mengingat tingkat partisipasi masyarakat akan lebih rendah. Persoalan yang penting diperhatikan adalah bagaimana keputusan penyelenggaraan Pilkada pada tahun ini dibuat tanpa melibatkan epidemiologi.

Sri Nuryanti mengatakan bahwa pada masa kepemimpinan periodenya, KPU RI dapat membuat keputusan sendiri. Saat ini, KPU RI harus menaati keputusan yang dibuat oleh legislatif maupun eksekutif. Sifat kelembagaan ini yang berbeda dengan sifat kelembagaan KPU RI pada masa lalu. Pada kesempatan yang lain, Kamhar Lakumani mengatakan bahwa partai Demokrat pada dasarnya setuju terhadap kepastian hukum dan kepastian politik terhadap penyelenggaraan Pilkada di bulan Desember 2020. Argumentasinya dikarenakan tidak diketahui pula kapan pandemik ini akan berakhir.

Robert Na Endi Djaweng mengatakan bahwa tampaknya pemerintah dan DPR RI hendak mengamankan tahapan Pilkada, dimana tahapan sudah dilakukan lima tahapan. Selain itu terdapat maksud untuk mengamankan anggaran, apabila tidak dilaksanakan pada bulan Desember tahun ini, tidak ada jaminan bahwa pemerintah daerah akan menganggarkan Pilkada untuk tahun 2021.

Fadli Ramadhanil mengatakan bahwa hal yang paling penting diperhatikan adalah apakah saat ini secara kelembagaan sudah siap untuk dapat melaksanakan Pilkada di bulan Desember 2020 ini. Seakan-akan perbincangan yang ada sejauh ini mengarah pada penentuan tanggal pelaksanaan semata, padahal ada tahapan yang harus dilaluinya.

Di akhir diskusi, Djohermansyah Djohan mengatakan bahwa pada dasarnya KPU RI harus melaksanakan peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan legislatif, termasuk harus mematuhi protokol Covid-19. Fadli Ramadhanil mengatakan bahwa perlu adanya waktu kepada penyelenggara dan pemerintah untuk memastikan bagaimana Pilkada dapat dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Kamhar Lakumani mengatakan kondisi yang tidak lazim seperti saat ini, mau tidak mau harus membuat orang beradaptasi, termasuk partai politik. Robert Na Endi Djaweng mengatakan bahwa realitas politik saat ini tidak dapat berubah, oleh karenanya perlu untuk menekankan penegakan protokol kesehatan. Sebagai penutup, Sri Nuryanti mengatakan seluruh proses harus  sesuai dengan jadwal dan ketentuan, mengingat saat ini KPU RI merupakan pelaksana undang-undang.

No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.