Reading the Corona: From Gloom to Doom, Are We Doing the Right Things?

ANU (Australia National University) Indonesia Project mengadakan diskusi online terkait dengan tema virus Corona. Diskusi ini hendak membahas beberapa aspek, terutama bagaimana kebijakan negara-negara, baik itu di Asia, USA maupun Australia dalam menghadapi penyebaran virus Corona. Diskusi ini hendak melihat bagaimana pengalaman ketiga negara tersebut, dalam menangani pandemic Corona ini.
Terkait dengan hal ini, peneliti Populi Center bergabung dalam diskusi online dengan tema “Reading the Corona: From Gloom to Doom, Are We Doing the Right Things?” pada hari Rabu, 1 April 2020, pukul 09.00 – 12.00 WIB. Diskusi ini menghadirkan pembicara Haryo Aswicahyoni (CSIS), Puspa Amri (Sonota State University), Erick Hansnata (KPMG Australia), dan Ari Perdana (ADB). Read More…

Posisi Think Tanks di Tengah Pandemi Covid-19

Pasca merebaknya pandemi Covid-19 di Indonesia, kebijakan pemerintah dalam menanganinya penyebaran wabah sering menuai beragam respons. Peran Think Tanks selaku produsen pengetahuan menjadi semakin krusial dalam memberikan masukan kebijakan berbasis analisis risiko dan mitigasi. Persoalannya, apakah kebijakan yang ada telah tepat?
Terkait dengan hal ini, peneliti Populi Center bergabung dalam diskusi online yang diselenggarakan oleh  Knowledge Sector Initiative dan CSIS dengan tema “Posisi Think Tanks di Tengah Pandemi Covid-19” pada hari Selasa, 31 Maret 2020, pukul 10.30 – 12.00 WIB. Diskusi ini menghadirkan pembicara Philips J. Vermonte, (Direktur Eksekutif, CSIS), Edbert Gani Suryahudaya (Peneliti, CSIS), M. Habib Abiyan D (Peneliti, CSIS), dan dimoderatori oleh Vivi Zabkie (Katadata Insight Center). Read More…

Evaluasi Pemilu Serentak 2019 dan Tantangan Demokrasi Indonesia ke Depan

Di penghujung tahun 2019, Populi Center bekerjasama dengan Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) kembali menyelenggarakan diskusi akhir tahun. Diskusi diselenggarakan dengan tema “Evaluasi Pemilu Serentak 2019 dan Tantangan Demokrasi Indonesia ke Depan” pada hari selasa tanggal 10 Desember 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya. Seminar ini merupakan lanjutan dari kegiatan Kongres ke 10 AIPI yang dilaksanakan satu hari sebelumnya.
Seminar ini dihadiri Abhan, SH, MH (Ketua, Bawaslu RI) sebagai pembicara kunci. Adapun pembicara dalam seminar ini adalah Syafrida R. Rasahan (Ketua Bawaslu Provinsi Sumatra Utara), Azry Yusuf (Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan), Wage Wardana (Ketua KPU Kota Jakarta Timur), dan Helda Ambay (Ketua KPU Kabupaten Boven Digul, Papua). Moderator dalam diskusi ini adalah Ichan Loulembah. Read More…

Ke Timur Haluan Menuju: Sebuah Tantangan Akademis

Yogyakarta. Populi Center bekerjasama dengan Pusat Kebudayaan Koesnadi Harjasoemantri (PKKH) UGM dalam diskusi dengan tajuk “Ke Timur Haluan Menuju: Sebuah Tantangan Akademis” yang bertempat di PKKH UGM. Diskusi ini untuk membedah buku hasil dari penelitian Populi Center yang dilakukan di kawasan Maluku pada tahun 2018 lalu. Diskusi kali ini dihadiri oleh Prof. Dr. PM Laksono (Guru Besar Antropologi UGM), Saleh Abdullah (Anggota Wali Amanah INSIST), dan Hikmat Budiman (Direktur Eksekutif Populi Center).
Diskusi dibuka oleh Mada sebagai moderator yang menyampaikan bahwa diskusi ini dilaksanakan untuk mengelaborasi bagaimana kita melihat Indonesia Timur dalam bingkai tantangan akademis, sekaligus mempertanyakan urgensi dari kajian Maluku sebagai sebuah daerah penelitian, serta mengapa perlu untuk mengembangkan kajian wilayah ini? Read More…

Ke Timur Haluan Menuju: Mencari Jalan lain Kesenian Kita

Populi Center dan Indonesia Visual Art Archive (IVAA) bekerjasama dalam sebuah diskusi dengan tema “Ke Timur Haluan Menuju: Mencari Jalan lain Kesenian Kita”. Diskusi ini berusaha membedah buku “Ke Timur Haluan Menuju” yang merupakah hasil penelitian tim Populi Center di Kepulauan Maluku. Acara ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 2 Oktober 2019 di Kantor IVAA Yogyakarta dan dihadiri oleh tiga narasumber yakni Ope’e Wardany, Phomat Wali, dan Hikmat Budiman. Adapun diskusi bedah buku kali ini dimoderatori oleh Yan Parhas.
Diskusi dibuka oleh Yan Parhas yang memberikan pengantar pentingnya buku “Ke Timur Haluan Menuju” dilihat dari perspektif seni. Hal ini didasarkan pada kritik ekosistem kesenian di Indonesia yang selama ini cenderung memihak pada pusat-pusat kesenian yang secara geografis berada di wilayah Indonesia bagian barat. Berbagai pertarungan wacana estetika, Read More…