Rilis Survei Nasional Oktober 2018

“PREFERENSI POLITIK JELANG 2019: PERSONALITAS DAN SOLIDITAS PASCA PENETAPAN” Survei ini dilakukan secara scientific dengan mendasarkan pada penarikan sampel sesuai kaidah probability sampling di 34 provinsi di Indonesia. Survei ini diselenggarakan pada tanggal 23 September – 1 Oktober 2018 setelah penetapan dan pengundian nomor urut pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, serta setelah dibentuknya tim kampanye nasional baik dari kubu Jokowi-Ma’ruf maupun Prabowo-Sandi.  Tujuannya adalah untuk mengetahui peta elektabilitas kandidat pasca penetapan pasangan oleh KPU. Survei ini dengan cara wawancara tatap muka dengan 1.470 responden yang dipilih dengan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error +/- 2,53 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Dari sisi elektabilitas pasangan, Jokowi-Ma’ruf mendapatkan Read More…

Evaluasi Umum Pemerintahan Joko Widodo – Kh. Ma’ruf Amin dan Penerimaan Terhadap Vaksin COVID-19

Populi Center, lembaga non-profit yang mendalami masalah opini dan kebijakan publik menyelenggarakan survei nasional mulai tanggal 21 hingga 30 Oktober 2020 di 100 kabupaten/kota yang tersebar secara proposional di 34 provinsi di Indonesia. Tujuan pelaksanaan survei ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin, evaluasi publik terhadap pemerintahan secara umum, respon masyarakat terhadap rencana pemerintah memberikan vaksin Covid-19, serta elektabilitas calon presiden 2024 dan partai politik.
Survei dilakukan melalui metode wawancara tatap muka dengan besaran sampel 1000 (seribu) responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling). Adapun Margin of error pada survei kali ini sebesar 3,10 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen dengan menggunakan pendanaan internal. Read More…

Arti Penting Undecided Voters di Pilwako Kota Surabaya Tahun 2020

Populi Center, lembaga non-profit yang mendalami masalah opini dan kebijakan publik menyelenggarakan survei di kota Surabaya mulai tanggal 6 hingga 13 Oktober 2020 di 60 (enam puluh) desa/kelurahan yang tersebar secara proporsional di seluruh kecamatan di kota Surabaya. Tujuan pelaksanaan survei ini adalah untuk melihat tingkat popularitas, akseptabiitas, dan elektabilitas dari para pasangan calon dalam pemilihan walikota dan wakil walikota Surabaya.
Survei dilakukan melalui metode wawancara tatap muka dengan besaran sampel 600 (delapan ratus) responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling). Adapun Margin of error pada survei kali ini sebesar 4,0% dengan tingkat kepercayaan 95%. Pemilihan kota Surabaya sebagai lokasi survei mengingat kota Surabaya merupakan salah satu kota dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi. Selain itu, menarik untuk melihat bagaimana masyarakat mengharapkan sosok pengganti Tri Rismaharini yang selama ini dinilai memiliki banyak prestasi. Read More…

Rilis Survei Jakarta: Jakarta Untuk Siapa?

Populi Center melakukan rilis survei DKI Jakarta pada Senin (14/10/2019). Survei ini merupakan kelanjutan survei DKI Jakarta yang dilakukan pada tahun 2018. Berbeda dengan survei pada tahun lalu, survei kali ini menggunakan model experimental, untuk dapat menangkap secara lebih mendalam opini atau rasionalitas masyarakat Jakarta. Dalam survei model experimental, kuesioner dibagi menjadi dua yakni kuesioner eksperimen dan kuesioner kontrol.
Kuesioner eksperimen berisikan pertanyaan yang membandingkan narasi program antara Basuki Tjahaja Purnama (BTP) dan Anies Baswedan (Anies) dengan menyebutkan nama Read More…

Rilis Survei Provinsi Jawa Barat 12 April 2019

Survei tentang peta politik Jawa Barat menjelang hari pemungutan suara ini dilakukan di 27 kabupaten/kota pada tanggal 5-9 April 2019. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara tatap muka terhadap 945 responden yang dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error sebesar +/- 3,1 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Tujuan survei ini untuk melihat bagaimana pertarungan perebutan suara dari Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandiaga di Jawa Barat yang dikenal sebagai dapil terbesar. Terdapat beberapa temuan menarik; Read More…