Edisi perdana ini mengangkat tema besar tentang transisi dan tata kelola. Di awali pembahasan
mengenai kelanjutan pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara, terutama terkait kesiapan anggaran
dan arah prioritas pemerintahan baru yang membutuhkan bukan saja komitmen politik, melainkan
juga ditopang oleh rencana pembiayaan yang jelas dan realistis.
Pada ranah demokrasi elektoral, buletin ini menghadirkan catatan kritis atas Pemilu dan
Pilkada Serentak 2024, mulai dari dinamika perubahan aturan, integritas penyelenggara, hingga
konsekuensi lanjutan seperti pemungutan suara ulang (PSU), sekaligus menegaskan urgensi perbaikan
regulasi kepemiluan dan kepartaian agar pemilu tidak sekadar rutinitas, tapi juga berintegritas.